
Kenali 5 cara mengisi baterai emosi anak di KB Annisa Desa Keleng agar buah hati tidak mudah tantrum, lebih mandiri, dan siap belajar di sekolah.
Setiap anak terlahir dengan kebutuhan emosional yang berbeda, ibarat baterai yang harus terus diisi agar mereka merasa aman dan dicintai. Ketika baterai emosi ini kosong, anak cenderung rewel, tantrum, atau sulit berkonsentrasi saat mengikuti kegiatan bermain dan belajar di KB Annisa.
1. Sentuhan Fisik (Physical Touch) Anak dengan bahasa kasih utama ini merasa sangat dicintai melalui rangkulan, kecupan, dan kedekatan fisik.
2. Kata-Kata Apresiasi (Words of Affirmation) Pujian jujur dan kata-kata lembut menjadi bahan bakar utama bagi rasa percaya diri anak.
3. Waktu Berkualitas (Quality Time) Kehadiran utuh orang tua tanpa gangguan gawai (gadget) sangat berharga bagi perkembangan emosi anak.
4. Bantuan & Perhatian (Acts of Service) Anak merasa dikasihi ketika orang tua hadir membantu secara tulus saat mereka mengalami kesulitan.
5. Hadiah Sederhana (Receiving Gifts) Bagi anak usia dini, nilai hadiah bukan diukur dari harganya, melainkan perhatian dan kejutan di baliknya.
Sinergi KB Annisa dan Rumah Mengisi baterai emosi anak sebelum berangkat sekolah membantu mereka lebih siap menerima kebiasaan baik di sekolah. Ketika kebutuhan emosional anak terpenuhi di rumah, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, mudah bersosialisasi di lingkungan Kesugihan, dan memiliki karakter yang santun.
Mari kenali bahasa kasih buah hati kita dan luangkan waktu sejenak setiap hari untuk mengisi baterai emosinya demi mewujudkan generasi Desa Keleng yang cerdas dan berakhlak mulia.
| Luas Area | 100 m2 |
| Luas Bangunan | 90 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 1985 |